Kejuaraan Renang Bupati Cup Antar Pelajar Siap Digelar

SEBANYAK 150 peserta telah mendaftar untuk mengikuti Lomba Renang Bupati Cup 2019 Antar Pelajar se Kabupaten Kuningan, yang akan digelar (PRSI) Persatuan Renang Seluruh Indonesia Kabupaten Kuningan,   di Kolam Renang Grage Sangkan Hotel & Spa, Jalan Raya Sangkanhurip, Desa Bandorasawetan, Kecamatan Cilimus, Rabu, (11/9/2019).

Ketua panitia penyelenggara,  Ir. Usep Sumirat, mengatakan peserta yang telah mendaftar itu terdiri atas pelajar  SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, termasuk  peserta exhebition challenges anak  PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Peserta  diperkirakan akan terus bertambah sampai pendaftaran ditutup pada Senin 9 September 2019, satu hari menjelang   technical meeting.

 Menurutnya, eserta lomba dapat mengikuti banyak nomor lomba renang yang resmi dipertandingkan. Seperti, lomba renang gaya kupu-kupu nomor 25 meter, 50 m, dan 100 m. Gaya punggung nomor 25 m, 50 m, dan 100 m. Gaya dada nomor 25 m, 50 m, dan 100 m. Gaya bebas nomor 25 m, 50 m, dan 100 m. Serta, gaya ganti 100 m.

Sementara, Ketua PRSI kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si.,  mengatakan  Lomba Renang Bupati Cup 2019 diselenggarakan dalam rangka pencarian bakat dan atlet baru. Selain itu  membiasakan atlet-atlet renang yang dimiliki Kabupaten Kuningan menjadi lebih terlatih, dengan terbiasa dalam berkompetisi.

“Segala persiapan bersama tim panitia sudah kami persiapkan matang untuk menggelar kejuaraan renang antar pelajar se-Kabupaten Kuningan, pada 11 September 2019 mendatang. Segala prosedur sudah ditempuh, melakukan koordinasi baik dengan Bupati, KONI, SKPD teknis dan Aparat Pengamanan. Untuk itu,” papar Wahyu Hidayah, yang Kepala Bagian Humas Setda kabupaten Kuningan itu.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan kejuaraan renang “Bupati Cup” ini, selain diperuntukkan bagi pelajar, juga akan diadakan even exhebition challenges untuk peserta kelas Pendidikan Anak Usia Dini.

“Ini dimaksudkan, guna memperkenalkan olahraga renang kepada masyarakat sejak dini. Supaya dapat menanamkan bakat renang kepada anak-anak, hingga kemudian tumbuh berkembang sampai usia dewasa talenta yang diasah berpotensi lahir menjadi atlet profesional.” imbuhnya. (Dimas/Pubdok)

 

.