Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilu Diharapkan Meningkat

BUPATI Kuningan H. Acep Puranama, mengharapkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum (Pemilu) yang akan digelar pada 17 April mendatang meningkat dari pelaksanaan pemilu sebelumnya. Oleh sebab itu ia mengajak masyarakat yang punya hak pilih untuk menyalurkan hak suara pada pemilu itu.

“Mari kita tingkatkan partisipasi untuk memilih. Pada Pilkada yang lalu partisipasi  masyarakat Kabupaten  Kuningan  mencapai 71, 4 persen. Partisipasi masyarakat itu diharapkan bisa dipertahankan, bahkan meningkat bisa mencapai 100 persen,” kata Bupati Acep Purnama, pada  Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara, di TPS I Desa/Kecamatan Garawangi, Rabu (3/4/2019).

Acara yang dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, sebagai langkah evaluasi  pemungutan dan penghitungan suara  sekaligus persiapan pemilihan umum 2019.   Hadir  pula saksi-saksi  dari capres dan cawapres, partai politik dan saksi calon anggota DPD serta pengawas TPS. Mereka mengikuti prosedur pemungutan suara layaknya pemilu sungguhan

Simulasi dimulai pada  pukul 07.00 WIB, dengan melibatkan komponen penyelenggara  PPK Garawangi, PPS Desa, dan KPPS 1 desa, serta pemilih yang terdaptar dalam Daptar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 288.

Buupati Acep mengharapkan, dengan digelarnya simulasi tersebut akan menumbuhkan kesadaran masyarakat  dalam demokrasi serta meningkatnya tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019. Selain itu sebagai upaya peningkatkan pengetahuan dan wawasan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan, Asep F Fauzi, mengharapkan kegiatan simulasi itu akan melahirkan pemahaman yang sama para penyelenggra adhock yaitu PPK, PPS, dan KPPS supaya dalam pelaksanaanya nanti 17 April 2019 bisa berjalan  dengan baik dan lancar.

“Simulasi ini  masyarakat diharapkan dapat mengetahui  tentang tata cara memberikan hak suaranya di hari pelaksanaaanya di TPS, mulai dari pemanggilan, menerima surat suara, pencoblosan di bilik suara, pelipatan kertas suara, memasukan surat suara ke kotak suara dan memasukan jari pada tinta,”papar Asep Fauzi. (Nana/Pubdok)