Pembangunanan Desa Harus Selaras Dengan Visi Pembangunan Kabupaten

PEMBANGUNAN di desa-desa harus selaras dengan visi Pembangunan Kabupaten Kuningan yaitu Ma'mur Agamis Sejahtera (MAJU) Berbasis Desa. Hal itu penting agar pembangunan agar pembangunan di desa bisa bersinergi dengan pembangunan daerah.

"Oleh sebab itu pemerintah desa harus punya skala prioritas dalam melaksanakan program pembangunan,"kata Wakil Bupati Kuningan, M. Ridho Suganda, pada acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Ciawigebang, Rabu (5/2/2019).

Misalnya prioritas dalam bidang pembangunan pendidikan dan lesehatan harus menjadi perhatian.

Menurutnya, pemerintah daerah punya visi pembangunan yaitu Kuningan Maju (Mandiri, Agamis Pinunjul) Berbasis Desa.

Dalam mewujudkannya harus kerja sama, ujung tombaknya ada di desa. Bagaimana kepala desa mampu menggali dan memanfaatkan  potensi alam yang ada dan meberdayakan sumber daya manusia untuk menuju desa pinunjul.

Apalagi Kabupaten Kuningan akan mengembangkan 100 desa wisata, drngan target pertama sebanyak 25 desa.

"Di Ciawigebang akan bermunculan destiniasi wisata, tentunya hal ini perlu inovasi dan kreatifitas untuk menggalinya dari kepala desa dan perangkatnya serta dukungan dari masyarakat,"jelasnya.

Pemerintah Kecamatan  harus mampu  meningkatkan daya saing dan memiliki nilai ekonomi. Karena Ciawi sudah memilki pasar,  terminal bahkan kondisi jalan pun sangat strategis. Hal ini dapat menunjang bagi perkembngan serta kemajuan secara umum wilayah Kecamatan Ciawigebang.

Sementara itu, Kabid Ekonomi Bappeda Kabupaten Kuningan, Rinekawati menyebutkan  pengolakasian dana APBD tahun 2019 untuk kecamatan Ciawigebang ada 52 kegiatan.

Diantaranya pembangunan jalan poros desa di Dusun Cimuda Desa Mekarjaya, penataan kantor kecamatan, pengadaan sarana air bersih  Blok Pahing, Desa Cikubangmulya, Perbaikan Drainase  jalan lingkungan Desa Sukadana, Penataan jalan Lingkungan Desa Cihaur, dan lainnya.

“Kegiatan ini berbeda beda setiap desanya, ada juga untuk penataan/hotmik, penataan jalan lingkungan, pengadaan kursi, pengadaan parataga, bantuan UKM, budidaya ternak, jalan usaha tani, rehabilitasi jalan ruas, pembangunan air tanah, pembangunan DAM  parit, rehabilitasi ruang kelas, pengadaan alat permainan, pengadaan buku koleksi PAUD, pembangunan jembatan, dan lainnya,” jelasnya dihadapan kepala desa se kec. Ciawigebang diskasikan Kepala Bappeda, Bapenda, dan Muspika. (nana/pubdok)