Perpani Mempunyai Lapang Panahan

PERSATUAN  Panahan Indonesia ( Perpani ) Kabupaten Kuningan, kini mempunyai   lapang tembak panahan, yang lokasinya  di sekitar Komplek Kuningan Islamik Center ( KIC ) Jalan Sokarno-Hatta, Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur. Lapang panahan itu diresmikan Bupati Acep Purnama, Sabtu, (7/9/2019).

Pada acara itu hadir Wakil Bupati H.M.Ridho Suganda,  Ketua KONI Kabupaten Kuningan H. Enay Sunaryo, Ketua Perwosi Hj. Yuana Ridho Suganda, serta para Ketua Cabang Olehraga se-Kabupaten Kuningan. Selain peresmian dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan lomba panahan Perpani CUP ke III.

Bupati Kuningan H. Acep Purnama, mengatakan, panahan merupakan kegiatan menggunakan busur panah utnuk menembak anak panah ke objek sasaran tertentu, dilihat dari sisi historisnya, panahan telah dimulai sejak 5.000 tahun yang lalu.

Dengan telah dibangunnya lapangan tembak panahan ini, diharapkan kedepan akan tumbuh atlet-atlet panahan yang profesional yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kuningan melalui olahraga ini.

“Terlebih pada kesempatan ini juga digelar lomba panahan se-Wilayah Cirebon, kedepan akan menelurkan atlet panahan yang handal dari Kabupaten Kuningan,” kata Bupati Acep Purnama.

“Olahraga memanah saat ini bisa dinikmati oleh setiap kalangan, sejak lama kita mendambakan panji olahraga yang benar-benar berkibar di masyarakat menyatu dan bersenyawa dengan kegiatan olahraga panahan,” paparnya.

“ Disamping itu dari sudut prestasi para pesertanya memiliki jangkauan kemampuan yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi kebanggan daerah,” imbuhnya..

Ketua Perpani Kunigan H. Lili Suherli dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Kuningan, Wakil Bupati, yang telah mensuport kegiatan perpani ini, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana di tempat yang sangat kami banggakan.

Kepada seluruh peserta, atlet, pelatih, official kami ucapkan selamat datang di “lapang tembak perpani” kabupaten kuningan, semoga tempat ini menjadi tempat yang sangat berarti untuk kita semua, karena di tempat ini prestasi bisa diukir.

Kejuaraan Panahan ini akan dilaksanakan selama 2 hari, mulai hari ini sabtu, 7 september 2019 s.d. minggu, 8 september 2019, diikuti oleh 8 kabupaten kota dengan total peserta sebanyak 80 orang.

“Kami berharap kejuaraan ini menjadi sarana peningkatan kualitas pada tingkat regional, sekaligus untuk mengukur kemampuan para pemanah untuk dijadikan bahan evaluasi dalam melakukan pembinaan prestasi secara berjenjang, bertahap dan berkesinambungan,” papar Lili. (Donis/Pubdok)