Ratusan Pelajar Mendapat E-KTP

RATUSAN pelajar SMA/SMK/MA sederajat di Kabupaten Kuningan yang telah berusia 17 tahun mendapat Kartu Tanda Penduduk Elektronik secara massal hasil perekaman tahun 2018 di 20 SMA/SMK dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuningan, yang disetahkan simbolis oleh Bupati Acep Purnama, di Kampus SMKN 2 Kuningan, Rabu (24/10/2018).

Kepala Dinas Kependudukan Drs. H. Kms. Zulkifli, M.Si, menyebutkan pelajar yang telah berusia 17 tahun yang KTP-nya telah direkam itu merupakan pemilih pemula dalam pemilu 2019 mendatang.

Di Kabupaten Kuningan usia 17-22 tahun atau pelilih pemula berjumlah 99.112. Sementara yang telah melakukan perekaman sebanyak 88.490, artinya yang belum direkam ada sebanyak 10.622 orang.

"Diharapkan pada akhir Desember 2018 ini semua dapat kami selesaikan, karena pusat akan melakukan penonaktivan data penduduk usia d iatas 23 tahun jika mereka belum melakukan perekaman," kata Zulkifli.

Kebijakan tersebut terkait dengan syarat mutlak kewajiban adanya KTP elektronik untuk melakukan pemilihan pada pemilu 2019.

Bupati Kuningan Acep Purnama mengatakan, 17 April 2019 nanti akan berlangsung Pemilu Presiden Wakil Presiden, DPR, DPRD Kab/Kota, DPD, syarat untuk dapat berpartisipasi dalam pemilu atau memilih adalah penduduk yang telah berusia 17 tahun pada saat hari pemilihan atau penduduk yang sudah menikah.

Dalam kesempatan tersebut Acep berpesan agar pemilih pemula atau siswa-siswi SMA/SMK/MA untuk dapat menyalurkan hak pilihnya kepada calon yang dinilai bisa meneruskan Negara Kesatuan Republik Indonesia kearah yang lebih baik. Jangan sampai pemilih pemula tidak menggunakan hak pilihnya atau golput.

Selain untuk pemilu, yang perlu dilakukan setelah memiliki KTP-El, khususnya kepada yang telah memiliki kendaraan bermotor adalah membuat Surat Izin Mengemudi (SIM ) sehingga anak-anak sekalian bisa legal dalam menggunakan atau mengendarai kendaraan bermotor,"paparnya. (DONIS/Pubdok).