Ridho Ajak Masyarakat Dukung Tour de Linggarjati V

PEMERINTAH  Kabupaten Kuningan  siap menyambut kehadiran para pembalap yang akan meramaikan Tour de Linggarjati (TdL) V Tahun 2019 yang akan digelar pada Jumat-Minggu (13-15/9/2019).  Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Kuningan, H. M. Ridho Suganda, pada acara Konferensi Pers Tour de Linggarjati, di Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (10/9/2019).

“Kami siap menyambut kehadiran tim pembalap dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara yang akan meramaikan Tour de Linggarjati V. Atas nama pemerintah daerah saya mengajak kepada seluruh warga Kabupaten Kuningan untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan ini,” kata Ridho Suganda.

Ridho saat itu didampingi oleh Sekda (Sekretaris Daerah) Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Ketua Panitia penyelenggara Drs. H. Agus Sadeli, M.Si., serta panitia lainnya Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., dan Drs. U. Kusmana, M.Si.

Ia mengajak masyarakat Kabupaten Kuningan terutama yang daerahnya dilalui para pembalap sepeda untuk menyambut dengan ramah tamah, Darehdeh Someah Hade Ka Semah yang sudah menjadi ciri budaya masyarakat Kabupaten Kuningan.

Begitu pula ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Kabupaten Kuningan, yang mungkin terganggu, terutama terkait beberapa ruas jalan yang biasa digunakan aktivitas  masyarakat menjadi rute balap sepeda itu.

Meski begitu, masyarakat di daerah yang dilalui para pembalap harus bersyukur, karena dampak dari Tour de Linggarjati itu akan terasa, jalan yang awalnya kurang bagus menjadi bagus bahkan mulus.

Ridho bangga, karena dengan segala keterbatasan sumber daya Kabupaten Kuningan mampu menyelenggarakan event internasional secara konsisten dan berjalan dengan lancar.  Animo peserta dan penonton tidak pernah surut dari tahun ke tahun untuk mengikuti kegiatan itu.

“Kami berharap kegiatan ini akan mampu mendongkrak kunjungan wisata serta pembangunan bidang kepariwisataan di Kabupaten Kuningan.  Sebagai core bussines daerah, pariwisata Kuningan memang cukup menjanjikan, hanya dibutuhkan kreativitas dan re-packaging potensi wisata yang sudah ada,” paparnya. (Pubdok)