Pesan kesalahan

  • Warning: file_get_contents(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 dalam eval() (baris 3 dari /home/kuningan/subdomain/setda-bag-humas/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).
  • Warning: file_get_contents(http://api.openweathermap.org/data/2.5/weather?id=1639094&APPID=53c6c597d41c356beb7be857e1902eb4): failed to open stream: no suitable wrapper could be found dalam eval() (baris 3 dari /home/kuningan/subdomain/setda-bag-humas/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).

Sekda Tinjau Pembangunan Bendungan Kuningan

SEKRETARIS Daerah Kabupaten Kuningan DR. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., meninjau Proyek Bendungan Kuningan. Senin (11/2/2019).

Sekda yang juga Ketua Tim Percepatan Pembangunan Waduk Kuningan hadir didampingi oleh Kadis DPRPP, H. M. Ridwan Setiawan, SH, MH, M.Si dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Kuningan Drs. H. Dudi Pahrudin, M.Si.

Peninjauan dilakukan sekaligus bertemu dengan perwakilan masyarakat untuk mendapatkan masukan sebagai bahan tindak lanjut Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam upaya menyelesaikan pembangunan Waduk Kuningan.

Sebagaimana diketahui Waduk Kuningan memiliki luas 284,45 ha dibangun antara lain dengan tujuan bermanfaat untuk irigasi sebanyak 3000 Ha masing-masing D.I Cileuweung=1.000 Ha (Kuningan) dan D.I Jangkelok=2.000 Ha (Brebes), pengendalian banjir dengan reduksi banjir 429,24 m3/s (67,83%), pengairan air baku 300 l/det, PLTA 500 kW dan lain sebagainya yang berlokasi di Sungai Cikaro Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan, dengan total Volume Tampungan sekitar 25,955 juta m3. Dan saat ini pembangunan infrastruktur strategis Nasional Waduk Kuningan ini sudah mencapai tahap 95,77%.

“Setiap aspirasi akan kami tampung untuk menghasilkan yang terbaik,” tutur Dian.

Sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan Waduk Kuningan, sambungnya, ia berharap tidak ada kendala dalam pembangunan bendungan tersebut.

Ia berharap warga yang belum mendapat ganti rugi untuk bersabar karena harus hati-hati dalam pengambilan keputusan. Jangan sampai ada permasalahan hukum dikemudian hari.

Sekda mangataksb juga dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan dengan beberapa pihak terkait, antara lain dengan BPN dan BBWS serta instansi terkait lainnya.

Sebelumnya beberapa minggu lalu Bupati Kuningan didampingi Sekda telah melakukan rapat koordinasi dengan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat disertai Perwakilan Kementrian PUPR, Perwakilan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung), dan Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, yang menghasilakn solusi agar penyelesaian pembangunan Waduk Kuningan tidak menyalahi peraturan Perundang-Undangan, maka hasil keputusan rapat koordinasi ini menyepakati untuk meminta terlebih dahulu Legal Opinion kepada TP4D Kejaksaan Tinggi Bandung, serta meminta saran dan masukan dari Tim Korsupgah KPK.
Hal itu ditempuh agar dalam penyelesaian permasalahan pembangunan Waduk Kuningan tidak menyisakan permasalahan hukum di kemudian hari sekaligus sebagai solusi terhadap permasalahan ini. (Dimas/Pubdok).