Seminar Kepribadian Bagi Perempuan Penggerak Masyarakat

SEKRETARIS Daerah Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.S.i membuka acara Seminar Kepribadian Bagi Perempuan Penggerak Masyarakat. Acara itu digelaroleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kuningan, dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-140 Tahun 2019, di Pendopo Kabupaten Kuningan. Senin (22/4/2019). Ia menngapresiasi atas terselenggaranya kegiatan seminar tersebut. Soalnya suatu momentum yang sangat bagus sebagai kegiatan pembangunan termasuk kegiatan pembangunan bagi kaum perempuan.

Menurut Dian, sejarah perjuangan Raden Ajeng Kartini senantiasa sebagai repleksi, dimana R.A Kartini mengorbankan waktunya untuk memperjuangkan hak kaum perempuan. Hal ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa sebagai spirit bagi perempuan masa sekarang.

“Pesan-pesan R.A Kartini masih relevan berhubungan langsung dengan kehidupan kita sekarang. Apa yang telah didedikasikan R.A Kartini semoga menjadi spirit bagi kaum perempuan di Indonesia," kata Dian.

Sekda Dian mengharapkan setelah mengikuti seminar kepribadian ini, seluruh peserta yang hadir dapat diharapkan dapat membentuk diri dan potensi yang berkembang serta sikap profesional dalam menjalankan hidupnya yang menjadikan wanita kuat dan mandiri di Kabupaten Kuningan. Hadir pada acara tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj. Ika Acep Purnama. SE, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Kuiningan Yuana Ridho Suganda. SH dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kuningan Hj. Ela Dian.

Kabid Pemberdayaan Perempuan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kuningan, Hj. Iin Hartini, M.S.i., mengatakan seminar itu untuk meningkatkan peran perempuan di Kabupaten Kuningan dalam aspek kehidupan berkeluarga, berbangsa dan bernegara serta senantiasa mendukung seluruh pembangunan di Kabupaten Kuningan.

Menurutnya, seminar kepribadian ini diisi oleh narasumber yang berkompeten yaitu Ria Laksminari dari Ikatan Pengembang Kepribadian Seluruh Indonesia (IPRISIA), untuk memberikan pembekalan dan pembinaan kepribadan serta keprotokolan. “Ini untuk meningkatkan kualitas perempuan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Kuningan sebagai wujud kesetaraan gender,” jelasnya. (Dimas/Pubdok)